welcome

Selamat datang di blog aku, semoga tidak bosan dan memberikan manfaat.
Jangan lupa tinggalkan pesan yach, mau pedas, asam, manis, terserah selera anda. Kritikan menghadirkan kualitas yang baik.

Selasa, 19 November 2013

JAPPA JAPPA DI KOTA METROPOLITANNA TAUE - JAKARTA CITY

Dalam Rangka Training Agency Mega Insurance

Ini kali pertama aku berkunjung di kota metropolitan jakarta, sehubungan adanya Training for trainer Agency yang diadakan dikantor, dan salah satu pesertanya yaitu aku, dan satu teman aku Pak Hamka. Smoga dengan perjalanan dan pembelajaran training ini bisa membawa manfaat dan tambahan ilmu kedepannya. aminn...


sesampai disana, ngak mungkin donk lewatkan kesempatan jalan-jalan, meskipun ke monas doang yang katanya orang manusia lebay kalo ke Jakarta cuman jalan ke monas, ngak masalah yang penting senang dan sepupu setiaku Evi yang memang sudah lama tinggal diJakarta ngajak aku jalan dengan temannya. Trima kasih yang buat sepupuku dan teman kamu itu... (lupa namanya).

Ada makanan aku coba nih, namanya tahu serot, bahan dasarnya sih tahu goreng ajha diiris-iris terus di tambahkan uletan bawang merah plus garam dan cabe trus tambah air dikit campur deh dengan tahu... Rasanya lumayan yachhh kayak makan tahu...hehheehehehe... namanya ajha tahu...

tAHU sEROT

Nah waktunya pulang...

Jokka With My Friends & Family
Menghirup Kota Jakarta dan Bandung

     Ini kunjungan aku yang kedua, karena dinas kantor kemarin yang cuman 3 hari full training dikantor pagi sampai sore, cuman bisa jalan malamnya doang nambah macet n waktu yang sangat singkat, Pas ada promo tiket Airasia langsung deh beli dan kembali lagi ke Jakarta.

Dalam  Penerbangan Makassar-Jakarta
       Teman Kantorku Fitri dan tanteku yang lumayan beruntung juga ikutan, bener-bener nekat deh kalo saya bilang. Soalnya dana alias ongkos jallan ke sana pas-pasan banget deh. Pokoke modal nekat doang. Tiket udah ditangan dari beberapa minggu sebelumnya ngak mungkin donk dianggurin. 
       Sampai disana full time kita dianterin sama teman sepupuku yang baik hati yaitu Mas Galih, keliling kota Jakarta selama ada disana. 




      Pas malam minggu monas rame loh... adanya juga tuh artis cilik lagi main, Anaknya Pasha Ungu si Gesa, dan ngak lupa foto sama Ondel-ondel. Ini malam sebelum keberangkatan ke Bandung, soalnya tanpa direncanakan sebelumnya kita lanjut lagi ke Bandung. Kebetulan ada kluarga disana  K.H. sama Ummi pemilik pesantren Darussalam diBandung.  Setidaknya melihat kota Bandung gimana.

At Monas Jakarta  wITH oNDeL-oNDeL



At The Pesantren 
Mesti Pakaian Sopan sampai-sampai kompak pakai jilbab sama oleh-oleh dari Yerussalam.

Foto bareng Tante


Ini pada saat nunggu jam penerbangan Jakarta-Makassar



Senin, 18 November 2013

PANTAI LOSARI PLUS TANJUNG BUNGA MAKASSAR




















BUKA PUASA BOMA SELAYAR 06



Batalkan puasa dengan berbuka puasa yang manis-manis, 
es teler or pisang ijo or es kelapa muda.





Seteleh itu lanjut laksanakan 3 rakaat di Mesjid Terapung  Pantai Losari  Mesjid Amirul Mukminin

Pemandangan Malam Pantai Losari dari Mesjid Terapung 

Lanjut menikamti Masakan sederhana di MASDA ( Mas Daeng) 
Harga terjangkau dan mantap.




Selasa, 27 Agustus 2013

SURPRISE DI HARI ULANG TAHUNKU

   
     Sebagai rasa syukur kepada Allah swt. ada kalanya mengingat bertambahnya umur adalah suatu keharusan bertambahnya ilmu, kebaikan, amal soleh dan ingat bahwa semakin didekatkan dengan waktu kematian kita. Sebagai tanda bahwa jam 12:00 nanti pergantian hari kelahiranku ke dunia dengan ketetapan yang sudah kuterima.
     Gak ada pesta dan acara-acara yang saya rencanakan setiap kali ultah seperti ulang tahun kali ini, ataupun sebelum-sebelumnya. Hal sederhana cuman makan bersama dengan teman-teman, dan dengan ucapan-ucapan dari teman-teman sebagai peringatan bahwa umurku bertambah lagi.
     Gak nyangka dan ngak pernah kepikiran sedikitpun, hari ulang tahunku yang sekarang dengan hadirnya seseorang yang cukup spesial membuat lumayan berkesan dengan surprise sederhana pas jam 12:00 teng nelfon dan bilang ada depan rumah. Kaget donk... ternyata datang dengan teman-teman yang memang sebagian besar sudah aku kenal.
     Buka pagar disambut ucapan ulang tahun, dimana pagar yang memang setiap keluar masuk harus dikunci untuk mengantisipasi maling, dan otomatis dipersilahkan masuk meskipun agak riuh ditengah malam begini, setidaknya dengan harapan para tetangga akan mengerti, begitu juga dengan teman aku dirumah spupu dan sahabat sekaligus kakak yaitu K Dina. Sempat sih kak Dina bilang ngak ada surprise ato ajakkanmu ? saya bilang "Ngak ada dan ngak berharap juga". Tapi dengan surprise ini yach lumayan membuatku berkesan dan bahagia. Kebetulan dirumah memang ada sedikit kue bronis yang aku sengaja beli untuk hari spesialku sendiri ditemani coca cola, jadi itu ajha aku suguhkan buat teman-teman. 
     Pas bawa keluar, eh kue Tar dihiasi lilin udah siap buat ditiup, dengan sambutan teman-teman dan doa singkat ditiup deh lilinnya. Makasih yach Sayang. Lumayanlah begadang sedikit sampai jam 3:00 selain becanda-becandaan dengan nikmati kue Tarnya yang memang mantep banget dari DAPUR COKLAT, bener-bener full coklat plus semua makanan alias cemilan yang memang disiapkan sendiri, Mantep deh. Bereskan smua kotoran-kotoran yang tersisa. Hehehehe...

  

Selasa, 25 Juni 2013

La Tahzan - Yang Lalu Biar Berlalu

Beberapa bait dalam La Tahzan sebagai penyemangat dan pengobat kesedihan. 
   
      Mengingat dan mengenang masa lalu, kemudian bersedih atas nestapa dan kegagalan didalamnya merupakan tindakan bodoh dan gila. Itu, sama artinya dengan membunuh semangat, memupuskan tekad dan mengubur masa depan yang belum terjadi.

      Bagi orang yang berpikir, berkas-berkas masa lalu akan dilipat dan tak pernah dilihat kembali. Cukup ditutup rapat-rapat, lalu disimpan dalam 'ruang' penglupaan, diikat dengan tali yang kuat dalam 'penjara' pengacuhan selamanya. Atau, diletakkan di dalam ruang gelap yang tak tertembus cahaya. Yang demikian, karena masa lalu telah berlalu dan habis. Kesedihan tak akan mampu mengembalikannya lagi, keresahan tak akan sanggup memperbaikinya kembali, kegundahan tidak akan mampu merubahnya menjadi terang, dan kegalauan tidak akan dapat menghidupkannya kembali, karena ia memang sudah tidak ada. Jangan pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam. Selamatkan diri Anda dari bayangan masa lalu! Apakah Anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu, matahari ke tempatnya terbit, seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, dan air mata ke dalam kelopak mata? Ingatlah, keterikatan Anda dengan masa lalu, keresahan Anda atas apa yang telah terjadi padanya, keterbakaran emosi jiwa Anda oleh api panasnya, dan kedekatan jiwa Anda pada pintunya, adalah kondisi yang sangat naif, ironis, memprihatinkan, dan sekaligus menakutkan.

       Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat, dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga. Dalam al-Qur'an, setiap kali usai menerangkan kondisi suatu kaum dan apa saja yang telah mereka lakukan, Allah selalu mengatakan, "Itu adalah umat yang lalu." Begitulah, ketika suatu perkara habis, maka selesai pula urusannya. Dan tak ada gunanya mengurai kembali bangkai zaman dan memutar kembali roda sejarah. Orang yang berusaha kembali ke masa lalu, adalah tak ubahnya orang yang menumbuk tepung, atau orang yang menggergaji serbuk kayu. Syahdan, nenek moyang kita dahulu selalu mengingatkan orang yang meratapi masa lalunya demikian: "Janganlah engkau mengeluarkan mayat-mayat itu dari kuburnya." Dan konon, kata orang yang mengerti bahasa binatang, sekawanan binatang sering bertanya kepada seekor keledai begini, "Mengapa engkau tidak menarik gerobak?" "Aku benci khayalan," jawab keledai. Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depan dan justru hanya disibukkan oleh masa lalu. Itu, sama halnya dengan kita mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puingpuing yang telah lapuk. Padahal, betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu, niscaya mereka tidak akan pernah mampu. Sebab, yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya.

       Orang yang berpikiran jernih tidak akan pernah melibat dan sedikitpun menoleh ke belakang. Pasalnya, angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan, setiap kafilah akan berjalan ke depan, dan segala sesuatu bergerak maju ke depan. Maka itu, janganlah pernah melawan sunah kehidupan!

The Visiting Benteng Rotterdam Makassar

     Mengisi liburan salah satunya mengunjungi tempat bersejarah, Benteng Rotterdam Makassar.